Selasa, 29 November 2011

Tentang WEB 2.0 dalam pendidikan Author: saifu


Author: saiful

15 Oktober 2011
Pernahkah anda mendengar istilah WEB 2.0 ?
Istilah  WEB 2.0 mengacu pada generasi penggunaan internet yang memadukan situs web, jejaring social,  dan kolaborasi pengembang dan pengakses secara intens. Istilah ini muncul pada tahun 2004 dalam sebuah konferensi internasioanl  ICT.
Belakangan istilah WEB 2.0 semakin sering digunakan termasuk dalam pendidikan. Jadi diharapkan para pelajar dan bapak- ibu guru mulai mengenal istilah ini untuk menyongsong era teknologi komunikasi yang semaik maju.
WEB 2.0  dalam pendidikan ditandai banyaknya layanan – layanan web yang mampu mengkolaborasikan pengaksses dan pengembang situs pembelajaran secara intens. Bahkan di banyak negara maju sudah banyak dikembangkan kelas pembelajaran virtual.
Ada  kuis online, tutorial online. pembelajaran online yang memungkinkan interaksi kelas belajar secara klasikal. Semua tentu bertujuan pada efisiensi dan efektifitas belajar di era global.
Layanan kuis / kelas online yang ada misalkan :
  1. http://thatquiz.org yang memungkinkan guru membuat kuis dengan database siswa yang bisa di input ke server web. Dan guru bisa memantau skor latihan soal kapan saja dan dimana saja. Contoh tes sederhana yang saya buat adalah tes hitung pecahan berikut!
  2. http://wiziq.com , dimana seorang guru bisa membuat kuis  sosial maupun aksakta yang bisa diakses secara online. Bisa premium berbayar dan juga versi gratisan. Contoh kuis sederhana yang telah saya buat adalah kuis bangun ruang lengkung berikut.
  3. http://proprofs.com
  4. Ada lagi http://classmaker.com dengan layanan kuis yang lebih sederhana.

Pengertian Website dan Unsur-unsurnya

Pengertian Website dan Unsur-unsurnya

Oleh Hendra W Saputro
Menyambung tulisan tentang Internet yang lalu, dalam mengakses informasi dari dunia internet, pengguna akan menuju ke sebuah alamat unik internet yang disebut nama domain (Domain Name/URL – Uniform Resource Locator) dan menemukan informasi berbentuk teks, gambar, animasi bergerak ataupun suara dalam sebuah media, yang disebut dengan website atau situs. Website ini dibuka melalui sebuah program penjelajah (Browser) yang berada di sebuah komputer. Program penjelajah yang bisa digunakan dalam komputer diantaranya: IE (Internet Explorer), Firefox, Mozilla, Netscape, Safari, dan Opera.
Pengertian website atau situs.
Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Unsur-unsur website atau situs.
Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka harus tersedia unsur-unsur penunjangnya, adalah sebagai berikut:
1. Nama domain (Domain name/URL – Uniform Resource Locator)
Pengertian Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Contoh : http://www.baliorange.net, http://www.detik.com
Nama domain diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah co.id (untuk nama domain website perusahaan), ac.id (nama domain website pendidikan), go.id (nama domain website instansi pemerintah), or.id (nama domain website organisasi).

Pendahuluan Tentang Web

Artikel Tentang Web 2.0
Web 2.0 adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna.
O’Reilly Media dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.
Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si pengembang sistem di dalam menggunakan platform web.
Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut.”
Web 2.0 menjadi topik hangat dalam pembahasan web saat ini.
Prinsip-prinsip Web 2.0 :
* Web sebagai platform
* Data sebagai pengendali utama
* Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
* Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)